Agam – Bencana galodo yang melanda Kabupaten Agam beberapa hari lalu menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 123 miliar. Data ini masih bersifat sementara dan terus bergerak seiring pendataan yang masih berlangsung hingga Minggu (30/11/2025).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Agam, Roza Syafdefianti, menjelaskan bahwa kerugian tersebut mencakup kerusakan pada berbagai sektor. “Perkiraan kerugian lebih dari Rp 123 miliar, datanya terus bergerak,” ujarnya.
Kerusakan akibat galodo ini meliputi pemukiman warga, infrastruktur jembatan, hingga fasilitas publik. Bencana ini berdampak pada 16 wilayah kecamatan di Kabupaten Agam. Tiga kecamatan yang mengalami dampak terparah adalah Palembayan, Malalak, dan Tanjung Raya.
Roza menambahkan, data sementara mencatat total korban tewas mencapai 87 orang, 76 orang hilang, dan sekitar 4 ribu jiwa mengungsi. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah korban kemungkinan masih akan bertambah karena masih ada daerah yang belum terdata secara keseluruhan.










