Agam – Rentetan dua gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Minggu, 28 Desember 2025, memicu respons cepat dari warga yang berupaya menyelamatkan diri. Guncangan kuat yang dirasakan mendorong penduduk untuk segera meninggalkan tempat tinggal mereka sebagai langkah antisipasi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa pertama berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 09.10 WIB, diikuti oleh gempa kedua dengan magnitudo 4,7 hanya berselang lima menit kemudian, tepatnya pada pukul 09.15 WIB.

Menurut laporan BMKG, episenter gempa terletak di Timur Laut Kabupaten Agam, dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. Kondisi ini menyebabkan getaran terasa cukup kuat di berbagai wilayah.

“Gempa bumi tektonik terjadi dua kali dalam waktu berdekatan. Kedua gempa tersebut berpusat di Timur Laut Agam dengan kedalaman 10 kilometer,” jelas pernyataan resmi dari BMKG mengenai kejadian tersebut.

Reaksi spontan dari warga terlihat jelas saat mereka bergegas keluar rumah akibat guncangan gempa. Beberapa warga terlihat membawa serta anak-anak dan anggota keluarga yang lebih tua untuk menghindari potensi risiko.

“Saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba terasa kuat sekali. Kami langsung lari keluar sambil menggendong anak karena takut ada gempa susulan,” kata Pipit, seorang warga yang merasakan langsung dampak gempa.

Trauma akibat gempa sebelumnya masih membekas di benak warga. “Begitu gempa kedua terasa, kami tambah panik. Sampai sekarang masih takut masuk rumah,” ungkap Eli, warga lainnya, menggambarkan ketakutan yang dirasakannya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.