Jakarta – Anugerah Jurnalistik Adinegoro (AJA) 2025, ajang penghargaan prestisius bagi para pekerja media di Indonesia, segera mengumumkan para pemenangnya. Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2026 mengonfirmasi bahwa pengumuman tersebut akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang.
Sebanyak 749 karya jurnalistik dari berbagai platform media di seluruh Indonesia telah melalui proses penilaian oleh dewan juri independen. Karya-karya yang disiarkan sepanjang tahun 2025 ini terbagi ke dalam lima kategori, yaitu media cetak, siber, fotografi, audio, dan video. Penjurian berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Januari 2026 di Jakarta, setelah masa pendaftaran karya dibuka dari 4 November hingga 17 Desember 2025.
Direktur Anugerah Adinegoro, Maria D. Andriana, menyampaikan bahwa seremoni penyerahan penghargaan akan menjadi bagian integral dari perayaan puncak Hari Pers Nasional yang akan diselenggarakan di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026. “Pengumuman nama peraih penghargaan akan dilakukan beberapa hari mendatang, sedangkan penyerahan anugerah akan dilaksanakan pada acara puncak Hari Pers Nasional di Serang, Banten 9 Februari 2026,” ungkapnya di Jakarta, Jumat.
Dewan juri yang bertugas menyeleksi karya-karya terbaik terdiri dari para praktisi jurnalistik yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Untuk kategori cetak, dewan juri terdiri dari Asro Kamal Rokan, Petty S. Fatimah, dan Syamsudin Hadi Sutarto. Kategori audio dinilai oleh Rosarita Niken Widiastuti, M. Rafiq, dan Latief Siregar. Kategori media siber melibatkan Ahmed Kurnia, Priyambodo RH, Elin Yunita, Makali Kumar, dan Teguh Santosa. Sementara itu, Oscar Motuloh, Melly Riana Sari, dan Tagor Siagian bertugas menilai foto jurnalistik, dan Tjandra Wibowo, Agung Darmajaya, serta AryoArdi menjadi dewan juri untuk kategori video. Selain menentukan pemenang, dewan juri juga memilih tiga karya unggulan dari setiap kategori.
AJA2025, sebagai bagian dari rangkaian acara Hari Pers Nasional 2026, menjadi wadah penilaian karya jurnalistik tahunan yang terbuka untuk lima kategori. Tahun ini, terdapat empat tema utama yang menjadi fokus penilaian, yaitu demokrasi, korupsi, ketahanan pangan, energi, dan lingkungan.
Para pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025 akan menerima trofi tetap AJA, piagam penghargaan, dan hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta. Sementara itu, sepuluh karya unggulan akan diberikan piagam serta hadiah total senilai Rp25 juta.
Para juri menyoroti kualitas jurnalistik yang baik dari sebagian besar karya yang masuk, namun juga mencatat adanya ketimpangan kualitas antara karya dari media pusat dan media daerah. Mereka juga mengakui bahwa penentuan topik yang selaras dengan situasi di Indonesia pada tahun 2025, meskipun relevan, berpotensi membatasi masuknya karya dengan topik lain.
Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang, yang juga menjabat sebagai sekjen PWI Pusat, mengapresiasi antusiasme para wartawan dalam mengikuti kompetisi ini. “Antusiasme wartawan itu, salah satu yang menandakan jurnalisme investigasi atau pun indepth news tak pernah padam pada wartawan se nusantara,” jelasnya.











