Agam – Dampak erupsi Gunung Marapi pada Selasa (14/10/2025), dirasakan langsung oleh petani di Nagari Bukik Batabuah. Lahan pertanian dan tanaman warga tertutup abu vulkanik.

Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan di pemukiman terdekat, yang berjarak sekitar 4,5 kilometer dari kawah. “Hujan abu berdampak kepada lahan pertanian hingga tanaman warga,” ujarnya.

Firdaus juga mengimbau warganya untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan jika terjadi hujan abu. Ia juga mengingatkan warga yang beraktivitas di dekat aliran sungai agar waspada terhadap potensi banjir lahar dingin.

Sebelumnya, erupsi Gunung Marapi terjadi pada pukul 03:52 WIB. Menurut catatan seismogram, erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi ± 1 menit 11 detik. Ketinggian kolom abu saat erupsi tidak teramati. “Kita minta warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk senantiasa memakai masker jika turun hujan abu,” katanya pada Selasa (14/10/2025).

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.