Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 1.681.266 orang telah menggunakan layanan penyeberangan kapal feri sejak H-10 hingga tanggal 25 Desember lalu. Angka ini menunjukkan peningkatan 2,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Selain itu, total kendaraan yang menyeberang juga mencapai 421.014 unit, atau naik 3,1 persen dari tahun sebelumnya.
Direktur PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, memastikan seluruh layanan penyeberangan pada puncak arus Natal berjalan terkendali. “ASDP memastikan seluruh layanan pada puncak arus Natal berjalan terkendali melalui pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu agar masyarakat dapat menyeberang dengan aman dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat, 26 Desember 2025.
Heru menjelaskan, data penyeberangan tersebut dihimpun dari 15 lintasan pantauan nasional dan pelabuhan perbantuan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk tercatat mengalami peningkatan signifikan dan menjadi yang tersibuk, baik untuk penyeberangan orang maupun angkutan barang.
“ASDP memprioritaskan penguatan operasional di kedua koridor utama tersebut guna menjaga keseimbangan antara kelancaran arus penumpang dan kelangsungan distribusi barang antarwilayah,” tambah Heru.
Khusus pada tanggal 25 Desember, tercatat 994 perjalanan kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dan pelabuhan perbantuan. Sebanyak 186.421 orang menyeberang dalam sehari, meningkat 9,2 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Total kendaraan yang menyeberang pada hari tersebut mencapai 44.004 unit, naik 4,5 persen dibandingkan 42.112 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Rinciannya, sepeda motor yang menyeberang sebanyak 13.164 unit (naik 19,8 persen), kendaraan roda empat 19.563 unit (naik 5,2 persen), dan bus 1.832 unit (naik 8,5 persen). Namun, jumlah truk yang menyeberang mengalami penurunan 12,9 persen, dengan total 9.445 unit.
ASDP mengimbau penumpang untuk membeli tiket kapal feri melalui aplikasi Ferizy, mengingat tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pembelian tiket dapat dilakukan sejak H-60 sebelum keberangkatan.











